CERITA IMPACT Perpustakaan Desa Rancasenggang “Bina Ilmu”

DENGAN PERPUSTAKAAN KELILING

KITA TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

 

Perpustakaan sangatlah penting keberadaannya ditengah-tengah masyarakat. Dengan adanya perpustakaan diharapkan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sekitar Tahun 2009 era Kepala Desa Terdahulu diagendakan membentuk Perpustakaan Desa yang diberi nama BINA ILMU. yang oleh para pencetus terdahulu dinamai Bina Ilmu bertujuan dengan adanya Perpustakaan Desa Rancasenggang dapat menghasilkan warga masyarakat yang tidak buta pengetahuan dengan cara membaca di Perpustakaan Desa Rancasenggang.

Pada Tahun 2010 akhirnya Perpustakaan Desa BINA ILMU mendapat bantuan Seribu Buku,  Dua Lemari dan satu set Meja Baca dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun di awal perjalanan perpustakaan ini tak luput dari tantangan yaitu PENGELOLAAN

Seiring berjalannya waktu dengan adanya kebijakan pemerintah pada tahun 2016 pengelola perpustakaan diaktifkan kembali. Dari saat itu Perpustakaan Desa dimasukan pada APBDesa Rancasenggang sebagai program rutin tahunan.. dan saat ini adalah tahun ke tiga merasakan pedulinya APBDesa bagi Perpustakaan Desa BINA ILMU Desa Rancasenggang.

Kendala yang dihadapi adalah hal yang klasik yaitu factor Wilayah seperti jarak pemukiman warga ke Perpustakaan, sementara ini penerima manfaat perpustakaan adalah pemukiman2 yang dekat dekat saja.

Sebagai dasar pemikiran para pengelola akhirnya direncanakan dilaksanakannya Perpustakaan keliling sebagai jawaban atas aspirasi warga masyarakat yang butuh pengetahuan melalui buku di perpustakaan namun terhalang oleh jarak yang jauh ke perpustakaan.

Pada tahun ke dua yaitu Tahun 2017 mulai dilaksanakan perpustakaan keliling sebanyak 30 kali dalam satu tahun. Tujuannya adalah Posyandu, TPA, PAUD dan sejenisnya, bahkan ke warga-warga dengan cara diberi tahu dulu sebelumnya akan kedatangan perpustakaan keliling. Sasarannya adalah anak-anak, remaja, dan orang tua.

Adapun judul buku yang dibawa disesuaikan dengan tempat yang akan kita tuju. Misal kita berencana berkunjung ke Posyandu, yang kita bawa adalah buku2 tentang anak-anak, kesehatan dan bersentuhan dengan pekerjaan ibu-ibu, dst.

Kegiatan ini berlanjut sampai sekarang, dan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat dari anak-anak hingga dewasa. Ini bisa dilihat dari animo masyarakat untuk berkunjung dan meminta dikunjungi perpustakaan keliling.

Salah satu keberhasilan yang dirasakan kami adalah banyaknya permintaan masyarakat untuk dikunjungi perpustakaan keliling sesering mungkin. Dan hal ini merupakan tantangan kami kedepan.. karena dirasakan saat ini kami belum bisa memenuhinya secara optimal.

Dilain sisi untuk meningkatkan daya tarik pengunjung perpusdes, kami mencoba dengan membuat viva video (Slide) foto foto pengunjung sehingga mereka jadi tertarik dan penasaran ke perpusdes terutama anak anak.

Selain itu kegiatan kegiatan Perpusdes yang telah kamu lakukan adalah penyuluhan penyuluhan, Pengadaan Buku, Rak Lemari juga kegiatan Pesantren Kilat pada tahun 2017 dan semua itu dibiayai dari APBDesa.

Sampai saat ini baru itu yang kami lakukan untuk perpusdes Rancasenggang.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan